Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2018

KINI, APA SEBENARNYA YANG TERPENTING DALAM HIDUP KITA?

Gambar
KINI, APA SEBENARNYA YANG TERPENTING DALAM HIDUP KITA? Dok.Istimewa Di zaman modern seperti saat ini. Apa sih sebenarnya yang paling berharga bagi anak manusia. Baik itu generasi Y, Z, atau Alpha. Yah masing diantara kita jelas mesti t erpikir, keluarga penting diatas segala nya , karir menduduki posisi setelahnya, atau entahlah bagaimana alur prioritas lainnya.

POSITIF!

Gambar
PO SITIF ! Oleh     : Eileen Rachman & Billy Latuputty* Pernahkah pada tahun 2016, kita menghitung, berapa persen bacaan yang positif berbanding dengan yang negatif? Bahkan, sekarang, hal yang jenaka dan menarik, sering pula kita tanggapi secara sinis dan miring. Padahal, kita sedang menghadapi berbagai perayaan tutup tahun dan akan menyambut tahun yang baru. Kita tahu dan sangat sadar bahwa setiap orang mempunyai kekurangan. Namun, kita tampak semakin hari semakin gemar mengekspos kekurangan orang lain, dan seolah terheran-heran membaca kelemahan mereka. Apakah hal ini tidak berbahaya? Bagaimana kalau generasi penerus kita hidup dalam dunia yang lebih negatif dibandingkan era ketika kita dibesarkan? Banyak penelitian sudah tegas menyatakan bahwa memang pada hakikatnya, manusia lebih suka bereaksi terhadap hal yang negatif daripada positif.

NEGERI INI MEMANJAKAN PENIKMAT KOPI

Gambar
NEGERI I NI MEMANJAKAN PENIKMAT KOPI Indonesia adalah salah satu Negara eksportir kopi terbesar di dunia dengan jumlah kopi yang diekspor mencapai 400.000 ton tiap tahunnya. Dengan jumlah yang tidak sedikit itu pula, kopi menjadi salah satu komoditas ekspor terbesar di Indonesia serta berperan penting dalam pertumbuhan ekonomi Negara. Begitu keterangan yang dikutip dari situs student.cnnindonesia.com.

TU FAKULTAS: IA PERGI MEMBAWA SELEBARAN BACAANKU

TU FAKULTAS : IA PERGI MEMBAWA SELEBARAN BACAANKU Sore ini, tepat 16.30 WIB a ku dikagetkan dengan sesuatu yang tidak biasa. Ntah ini terlalu berlebihan atau memang memprihatinkan. Yang pasti sangat membuat diri ini tercengang dan tegang, karena mendapat perlakuan yang demikian. ***